Gali Lebih Dalam Mengenai Pengertian Kepemimpinan Dan Tipe

Gali Lebih Dalam Mengenai Pengertian Kepemimpinan Dan Tipe

Saya setuju dengan artikel diatad, Pemimpin terbaik mampu menjalankan inti bisnis mereka sambil tetap terbuka terhadap tren di pasar dan beradaptasi untuk mencapainya. Dan memang menjadi seorang pemimpin harus memiliki 2 sifat yang seperti disebutkan diatas konsisten dan lincah suaya cepat dalam bertindak dan mengambil keputusan. Pendapat ini menjelaskan bahwa pemimpin dengan kecerdasan emosi tinggi mampu secara akurat memahami pera saan anak buahnya dan menggunakan informasi untuk mempengaruhi emosi karyawan, sehingga karyawan menerima dan mendukung tujuan organisasi. Pemimpin merupakan seseorang yang tidak hanya selalu ingin didengarkan setiap perintahnya, tetapi juga ingin mendengarkan setiap pendapat dari pengikutnya. Pemimpin merupakan seseorang yang memiliki tanggung jawab penuh terhadap apa yang telah dipercayakannya.

Pemimpin tentu harus mempunyai tujuan yang jelas agar bawahan menjadi tidak berantakan . Seperti artikel di atas ,pemimpin yang baik harus konsisten dan lincah . Kelincahan dan konsistensi yang positif merupakan cara yang strategis dalam melakukan kepemimpinan. Saya setuju dengan artikel ini karena dalam proses kepemimpinan, harus ada konsistensi yang dipertahankan agar hal-hal yang dilakukan tetap sesuai dengan tujuan utama yang telah dirumuskan. Namun, kelincahan juga diperlukan untuk selalu berinovasi agar dapat secara dinamis bertahan dalam situasi. Sesuai kata penulis, fokuslah pada keseimbangan kedua hal tersebut untuk menjadi pemimpin yang strategis.

Kekuatan bahasa mampu mengubah pikiran atau suasana hati seseorang, begitupun dengan komunikasi yang dilakukan antara pemimpin dengan para bawahannya. Pada dasarnya seorang pemimpin itu ada di setiap kelompok, baik dalam organisasi maupun lingkup pertemanan. Cek deh di geng pertemananmu, pasti ada satu orang yang vokal dalam mengambil keputusan. Hal ini bisa dilihat dari bagaimana dia menanggapi kondisi lingkungan serta sikap dalam diri sendiri. Ada pemimpin yang memilih untuk beraksi daripada menyampaikan kata-kata dalam mempengaruhi lingkungannya. Ada pemimpin yang memilih bersentuhan langsung dengan anggotanya supaya lebih dekat.

Sebuah watak menjadi pemimpin

Dari uraian di atas jelaslah bahwa lebih mudah mengukur produktivitas pemimpin yang lebih rendah. Saya sangatlah setuju dengan apa yang dibahas diatas, Jika mereka dikolaborasikan maka akan tercipta sesuatu yang sangat mantap. Selain pemimpin yang dapat menjadi idaman para bawahannya saya pikir yang matang dengan apa yang disebutkan diatas bisa menjadi pemimpin yang sangat baik.

Oleh karena ia dalam bersikap dan berperilaku tidak akan melepaskan diri dari hal-hal yang positif terutama dalam membuat suatu keputusan selalu berlandaskan pada asas adil dan objektif. Jadi dengan intergritas itu berarti ia memiliki manajemen intuitif untuk mengintergrasikan otak kanan dan kiri dengan hati sebagai keterampilan manajemen abad baru. Dalam period reformasi pembangunan bangsa saat ini disadari bahwa ketersediaan sumber daya alam dari suatu negara belum pasti menjamin bahwa negara itu akan menjadi kaya atau miskin. Jepang misalnya mempunyai space yang sangat terbatas, di mana daratannya delapan puluh persen berupa pegunungan dan tidak cukup untuk meningkatkan pertanian dan peternakan tetapi, saat ini Jepang menjadi raksasa ekonomi nomor dua di dunia.

Seorang pemimpin juga kerap kali menjadi seorang penengah, jika ada masalah di dalam tim yang dipimpinnya. Untuk membuat permasalahan yang ada dapat terselesaikan dengan baik, kemampuan Anda dalam berkomunikasi sangat diperlukan. Selain untuk meminimalisir suatu kesalahpahaman, komunikasi yang baik juga mampu membuat rekan kerja Anda dapat mengerti sesuatu yang Anda maksud dengan waktu yang relatif cepat. Dalam pengambilan keputusan organisasi, biasanya pemimpin otokratis cenderung tidak meminta masukan dari anggotanya.

Untuk dapat memiliki integritas dalam kepemimpinan, seorang pemimpin harus menggabungkan seluruh aspek yang ada dalam dirinya menjadi satu kesatuan yang saling mendukung satu sama lainnya. Aspek-aspek tersebut adalah kognitif (ranah yang mencakup kegiatan mental/otak), afektif , dan psikomotoriknya (ranah yang berkaitan dengan keterampilan/skill atau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima pengalaman belajar tertentu). Hal itulah yang akan mencerminkan dirinya secara holistik sebagai seorang pemimpin. Para eksekutif dari negara maju yang berkomunikasi dengan temannya dari negara terbelakang akan sependapat bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kecerdasan. Para imigran yang dinyatakan pemalas di negara asalnya ternyata menjadi sumber daya yang sangat produktif di negara-negara maju dan kaya di Eropa. Suku, agama, ras atau warna kulit juga bukan merupakan faktor penting.

Dibawah ini akan dijelaskan lebih lanjut tipe-tipe kepemimpinan yang perfect dan tidak perfect untuk diterapkan. Inovasi dan kreativitas dapat terlahir ketika setiap anggota tim memiliki ide asli. Tetapi, jika mereka dituntut untuk menjadi sama seperti yang lain, mereka hanya melakukan tugas Permainan Gacor dengan terpaksa. Tentu saja, mereka tidak akan memiliki motivasi untuk menghasilkan sebuah pembaharuan. Seorang pemimpin yang memiliki iri hati akan selalu melihat bahwa timnya memiliki kinerja yang kurang. Ia juga melihat bahwa apa yang dilakukan oleh tim lain selalu lebih baik dari apa yang dilakukan timnya.

Menuntut setiap anggota tim hanya akan membawa tim masuk dalam permasalahan yang lebih rumit. Daripada harus menuntut kesempurnaan, seorang pemimpin sebaiknya mampu menciptakan suasana yang membuat setiap anggota tim melakukan usaha terbaik mereka dalam mencapai kesuksesan tim. Sifat malas membuat seorang pemimpin tidak ingin mendedikasikan dirinya untuk pertumbuhan pribadi dan juga tim. Seorang pemimpin bisa saja memiliki kemampuan untuk mengembangkan proyek.

Comments are closed.