Hikmah Ramadhan Bagi Dunia Pendidikan

Hikmah Ramadhan Bagi Dunia Pendidikan

Dengan metode pembelajaran yang bervariasi dari guru, mereka dapat menciptakan suatu produk pembelajaran kreatif yang dapat mengembangkan pemikiran melalui analisis mereka sendiri, tanpa keluar dari pokok bahasan materi yang telah disampaikan oleh guru. Penyebaran virus covid-19 menjadi penyebab angka kematian yang paling tinggi di berbagai negara dunia saat ini. Bahkan banyak juga tenaga medis yang menjadi korban lalu meninggal. Hal ini menjadi permasalahan yang harus dihadapi oleh dunia saat ini, untuk melakukan berbagai kebijakan termasuk di negara Indonesia sendiri. Semakin hari semakin cepat menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia. Selanjutnya cerita ketiga yakni cerita seorang sepasang suami istri yang mendapat amanah menjaga ibu dari suami di rumahnya.

Dengan berwakaf, kita dapat membantu mereka yang membutuhkan, berkontribusi untuk masyarakat, serta memperoleh pahala yang terus mengalir. 2020 juga menuntut kita untuk bisa memilah dan memilih informasi yang benar dan salah. Kita tidak boleh mudah termakan berita-berita palsu dari sumber yang tidak valid. Karena hal tersebut akan membuat kita semakin cemas, panik, dan khawatir. Banyaknya musibah di atas tak membuat masyarakat berleha-leha, malah berbondong-bondong melakukan kebaikan. Dari banjir di bulan Januari, para korban semakin peduli terhadap lingkungan.

Sebuah hal yang bisa kita ambil hikmahnya

Sekalipun memasuki masa-masa sulit yang tak terduga, kita perlu cepat beradaptasi dengan “normal yang baru”, agar tetap bisa produktif. Berita movement grafis penanganan yang dilakukan petugas kesehatan saat menangani jenazah pasien yang terinfeksi virus corona COVID-19. Selain mengingatkan pada ‘Pesan Ibu 3M’ , ia juga mengingatkan tentang 3B yang wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi sebagian pihak, hal ini merupakan peluang untuk berinovasi dan berkreasi. Timbulnya kesadaran dan spirit untuk membuat karya inovasi dalam bentuk produk, aplikasi dan layanan edukasi ke masyarakat menjadi hal yang sangat menggembirakan. Semangat untuk berkarya dengan implementasi solusi yang cepat terhadap berbagai permasalahan pandemic ini layak untuk disyukuri dan diapresiasi.

Adapula sebagian dari kita yang terpaksa menjadi korban pengurangan pegawai dikantor atau diperusahaannya. Untungnya, teknologi web berarti bahwa banyak orang dapat terhubung kembali dengan orang yang mereka cintai secara online. Perubahan dalam kebiasaan kerja juga dapat mendorong pengusaha untuk beralih dari model bisnis yang sudah ketinggalan zaman yang terlalu bergantung pada pertemuan tatap muka dan jam kerja tetap. Teknologi seperti Zoom dan Microsoft Teams memberi potensi alur kerja dan produktivitas yang lebih ramping – tanpa rapat yang tidak perlu itu. Sementara beberapa pekerjaan tidak dapat direplikasi secara online, banyak orang menghemat waktu dan uang dengan tidak bepergian.

Yang kita hadapi dan kita lawan adalah sesuatu yang tidak bisa kita lihat dengan mata telanjang, yakni virus. Di samping itu, kita harus tetap optimis bahwa wabah Covid-19 ini pasti akan berakhir dan kita harus mengambil hikmah dari peristiwa ini. Itu ungkapan yang sudah sering kita dengar dari petuah orang-orang bijak.

Ujian sexsual menjadi cara yang paling ampuh untuk menjatuhkan karakter seseorang. Nabi Yusuf dibuat secara skenario sosial menjadi orang yang bersalah sehingga akhirnya di masukkan ke dalam penjara. Namun walaupun didalam penjara beliau tetap berbuat baik dan selalu berdakwah. Ketika kamu ditolak, maka itu artinya kamu masih memiliki kesempatan untuk memilih seseorang yang lain, dan bisa jadi memang dialah orang yang sangat pantas untuk kamu cintai. Dan jangan sedih karena cintamu pasti tidak akan pernah bertepuk sebelah tangan.

Comments are closed.