Strategi Manajemen Bisnis Bagi Generasi Muda Untuk Menghindari Kegagalan

Strategi Manajemen Bisnis Bagi Generasi Muda Untuk Menghindari Kegagalan

Hal pertama yang dapat menentukan keberhasilan dan kegagalan wirausaha adalah bisnis plan atau rencana tentang bisnis yang akan Anda jalankan. Rencana ini mencakup segala sesuatu yang ingin Anda raih dan wujudkan dalam bisnis Anda maupun gambaran produk Anda nantinya. Jika perencanaan bisnis tidak dipikirkan dengan matang, hal ini akan berdampak langsung pada kegiatan operasional bisnis yang mengakibatkan kegagalan bisnis. Intinya, bila ingin usaha bertahan jangan memulai usaha sebelum Anda melakukan survei pasar. Alangkah lebih baik bila bisnis yang dijalankan sesuai dengan minat dan bakat yang Anda inginkan serta ilmu yang Anda mumpuni. Sebelum terjun berbisnis, lakukan analisis pasar dan analisis pesaing bisnis anda.

Bisnis yang mengalami kegagalan selalu jadi momok menakutkan bagi mereka yang menggelutinya. Untuk itu, sebelum terjun ke bidang ini, ada baiknya kamu ketahui dulu beberapa penyebab bisnis gagal beserta solusinya. Gagal dalam merencanakan, lokasi usaha yang tidak strategis, dan manajemen keuangan yang buruk juga bisa jadi alasan tambahan kenapa bisnis bisa gagal. Seseorang memiliki kesempatan yang sama untuk memulai bisnis di bidang apapun, namun dengan catatan bisnis yang mereka bangun sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya. Tidak sedikit seseorang memulai bisnis secara berlebihan tanpa melihat kemampuan atau pengalamannya, alhasil bisnis yang mereka bangun sulit untuk mendapatkan tempat hingga pada akhirnya mengalami kegagalan.

kegagalan dalam bisnis

Menemukan peluang adalah salah satu alasan utama yang bisa mendorong pertumbuhan bisnis Anda. Untuk menemukan peluang bisnis yang tepat, Anda bisa melakukan riset pasar untuk menentukan goal konsumen serta promosi apa yang harus dilakukan untuk menjangkau mereka. Dengan menjalankan riset dengan maksimal, pasti Anda bisa menemukan peluang bisnis yang tepat nantinya. Tidak percaya pada kemampuan diri sendiri menyebabkan seorang pengusaha tidak berani mengambil resiko apapun, hal ini akan mendorongnya mengalami kegagalan. “Terlalu percaya diri” juga dapat menjadi masalah, karena menyebabkan mereka lupa untuk memperhatikan keadaan konsumennya, seperti melakukan riset pasar. Memahami secara kontekstual dan strategi bukan saja bagaimana produk itu mempunyai nilai tambah dan dibuat.

Ibarat akan berperang, seseorang harus mencari tahu medan perangnya terlebih dahulu agar dapat mempersiapkan segala hal dengan maksimal. Orang sukses terbukti memiliki kemampuan untuk melakukan banyak hal dengan baik, tapi anda harus punya satu kemampuan kunci. Jangan tergiur membuka bisnis sekedar ikut development karena development cepat berubah, saat trend berubah anda akan tertinggal. Sebaiknya gunakan uang sendiri sebagai modal usaha atau bila menggunakan modal orang lain, hitunglah aspek peluang dan resiko dengan cermat. Mengalami kegagalan dalam usaha merupakan hal yang biasa dan wajar yang dialami oleh setiap pebisnis, baik pebisnis pemula maupun mereka yang sudah berpengalaman menjalankan usahanya.

Langkah yang tepat untuk meminimalisirnya adalah dengan cara melakukan penagihan secara berkala, Anda juga bisa menentukan kebijakan kredit ketat dan denda keterlambatan pembayaran. Memang mannequin bisnis yang mengikuti trending terkadang tampak sangat menggiurkan dengan harga harga booming yang kadang tidak masuk akal. Minimal pernah bekerja dengan orang lain dengan bentuk usaha yang sama, akan memberikan pengalaman yang lebih spesifik serta memiliki bekal kempampuan yang mumpuni untuk membuat prencanaan dan perhitungannya.

Comments are closed.